Subulussalam, Aceh, Selasa, 8 April 2025, pukul 17.20 WIB – Kabar duka menyelimuti Kota Subulussalam, Aceh, setelah bencana tanah longsor menerjang kawasan permukiman di Desa Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri. Akibat kejadian tragis yang terjadi pada Selasa siang, 8 April 2025, sekitar pukul 14.00 WIB, dilaporkan tiga orang warga hilang diduga tertimbun material longsor.
Kronologi Kejadian Tanah Longsor:
Bencana tanah longsor ini diduga kuat dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Subulussalam dan sekitarnya selama beberapa hari terakhir. Kondisi tanah yang labil akibat curah hujan tinggi menyebabkan tebing di sekitar permukiman Desa Suka Makmur longsor secara tiba-tiba. Material tanah, bebatuan, dan pepohonan denganVolume besar menimbun beberapa rumah warga yang berada di bawah lereng.
Menurut keterangan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam, Bapak Faizal Amin, longsor terjadi sangat cepat dan tidak terduga. “Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul 14.30 WIB mengenai adanya longsor yang menimbun rumah. Setelah tim kami tiba di lokasi, kami mendapati beberapa rumah rusak parah dan informasi mengenai adanya warga yang hilang,” ujarnya saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Identitas Korban Hilang:
Hingga berita ini diturunkan, identitas ketiga warga yang dilaporkan hilang masih dalam proses pendataan lebih lanjut oleh pihak BPBD dan aparat desa. Namun, berdasarkan informasi awal dari warga setempat, ketiga korban tersebut adalah dua orang dewasa dan satu anak-anak yang tinggal di salah satu rumah yang tertimbun longsor paling parah. Nama-nama korban belum dirilis secara resmi untuk menghormati keluarga yang berduka.
Upaya Pencarian dan Evakuasi:
Tim gabungan dari BPBD Kota Subulussalam, TNI, Polri, relawan, dan dibantu oleh warga setempat segera melakukan upaya pencarian dan evakuasi di lokasi longsor. Alat berat dikerahkan untuk membantu membersihkan material longsor yang menutupi rumah-rumah warga. Namun, proses pencarian terkendala oleh kondisi tanah yang masih labil dan cuaca yang tidak menentu.
Bencana tanah longsor di Subulussalam telah menyebabkan duka mendalam dengan hilangnya tiga warga. Upaya pencarian dan evakuasi terus dilakukan oleh tim gabungan. Pemerintah daerah telah mengambil langkah cepat dalam memberikan bantuan darurat. Semoga para korban segera ditemukan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama di musim hujan.
