Geger! Mahasiswa Ditemukan Tewas di Kos Aceh, Kuat Dugaan Korban Pembunuhan

Warga sekitar kawasan Darussalam, Banda Aceh, digegerkan dengan penemuan seorang mahasiswa yang tewas di dalam kamar kosnya pada hari Selasa, 15 April 2025, sekitar pukul 16.00 WIB. Mahasiswa yang diketahui bernama Rizky Maulana (21 tahun), seorang mahasiswa semester 4 di salah satu universitas ternama di Banda Aceh, diduga kuat menjadi korban pembunuhan berdasarkan temuan awal di lokasi kejadian. Pihak kepolisian dari Polresta Banda Aceh segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Penemuan korban pembunuhan ini bermula ketika teman-teman korban merasa khawatir karena Rizky tidak dapat dihubungi sejak pagi hari dan tidak terlihat mengikuti perkuliahan. Setelah mencoba mendatangi kamar kos Rizky dan mendapati pintu terkunci dari dalam, mereka kemudian menghubungi pemilik kos. Dengan didampingi pemilik kos, pintu kamar Rizky berhasil dibuka dan mereka menemukan Rizky sudah tidak bernyawa dengan luka mencurigakan di beberapa bagian tubuhnya. Temuan ini kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Tim Inafis Polresta Banda Aceh yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan identifikasi dan olah TKP. Berdasarkan pengamatan awal, terdapat indikasi kuat bahwa Rizky adalah korban pembunuhan. Ditemukan sejumlah luka sayatan benda tajam dan bekas kekerasan lainnya di tubuh korban. Selain itu, kondisi kamar kos yang berantakan juga mengindikasikan adanya perlawanan sebelum korban pembunuhan meregang nyawa.

Kepala Polresta Banda Aceh, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Joko Susilo, saat memberikan keterangan pers di lokasi kejadian pada Selasa malam, sekitar pukul 19.00 WIB, membenarkan adanya penemuan mayat mahasiswa yang diduga kuat sebagai korban pembunuhan. “Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Tim kami sedang bekerja keras untuk mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi guna mengungkap pelaku dan motif di balik pembunuhan sadis ini,” ujar Kombes Pol Joko Susilo. Pihaknya juga telah meminta keterangan dari sejumlah teman korban, pemilik kos, dan warga sekitar.

Saat ini, jenazah korban pembunuhan telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian. Polresta Banda Aceh mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait kasus ini. Pihak kepolisian berjanji akan segera mengungkap kasus ini secepat mungkin dan menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kasus tragis ini menambah catatan kelam tindak kekerasan di kalangan mahasiswa dan menjadi perhatian serius pihak kepolisian serta pihak kampus.