Warga dan para penumpang di sekitar Terminal Amplas, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dibuat geger dengan adanya penemuan mayat seorang pria di dalam sebuah Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang sedang terparkir. Peristiwa mengejutkan ini terjadi pada Minggu pagi dan langsung ditangani oleh pihak kepolisian setempat untuk proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut.
Menurut keterangan resmi dari Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Percut Sei Tuan, Komisaris Polisi Muhammad Ikhwan Lubis, S.H., penemuan mayat ini terjadi pada hari Minggu, 20 April 2025, sekitar pukul 09.00 WIB. Mayat pria tanpa identitas tersebut ditemukan oleh seorang petugas kebersihan terminal di dalam Bus ALS dengan nomor polisi BK 7777 XX yang sedang terparkir di area keberangkatan.
“Kami menerima laporan dari pihak terminal mengenai adanya penemuan mayat di dalam salah satu bus yang sedang terparkir. Setelah mendatangi lokasi, kami menemukan seorang pria sudah dalam kondisi tidak bernyawa di salah satu kursi penumpang bagian belakang,” ujar Kompol Muhammad Ikhwan Lubis saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Petugas kepolisian dari Polsek Percut Sei Tuan segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan mayat. Tim Inafis Polrestabes Medan juga diturunkan untuk melakukan identifikasi awal terhadap jenazah korban. Berdasarkan pemeriksaan fisik awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, penyebab pasti kematian masih belum diketahui dan akan dipastikan melalui proses autopsi di rumah sakit.
“Saat ini, jenazah korban sudah kami evakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi. Kami juga sedang mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk kru bus dan petugas terminal, untuk mengetahui identitas korban dan kronologi sebelum penemuan mayat ini,” tambah Kompol Muhammad Ikhwan Lubis.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri yang sesuai dengan korban untuk segera menghubungi Polsek Percut Sei Tuan atau Polrestabes Medan. Informasi dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya.
Penemuan mayat di dalam bus ALS ini tentu menimbulkan pertanyaan dan spekulasi di kalangan masyarakat. Pihak kepolisian berjanji akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan transparan untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik kejadian ini. Masyarakat diminta untuk tidak berspekulasi dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.
