Unpri Medan Buka Suara Terkait Penemuan 5 Mayat di Fasilitas “Campus Cadver”

Manajemen Universitas Prima Indonesia (Unpri) Medan akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait penemuan lima jenazah di sebuah ruangan yang disebut sebagai “Campus Cadver” di dalam lingkungan kampus. Pernyataan ini dikeluarkan setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan mendalam terkait laporan adanya bau menyengat dari salah satu gedung universitas.

Dalam konferensi pers atau pernyataan tertulis yang disampaikan, pihak Unpri Medan menyatakan keterkejutannya dan menegaskan akan bekerja sama penuh dengan pihak kepolisian dalam proses investigasi. Mereka membantah adanya praktik ilegal atau aktivitas mencurigakan yang terjadi di lingkungan kampus, termasuk terkait keberadaan jenazah-jenazah tersebut.

Pihak universitas menjelaskan bahwa ruangan yang disebut “Campus Cadver” tersebut merupakan fasilitas laboratorium anatomi yang digunakan untuk keperluan pendidikan mahasiswa Fakultas Kedokteran. Jenazah yang berada di dalamnya, menurut pihak Unpri, adalah cadaver atau mayat yang telah diawetkan dan digunakan sebagai media pembelajaran praktik anatomi. Mereka membantah jumlah jenazah mencapai lima dan menyatakan bahwa jumlahnya sesuai dengan kebutuhan perkuliahan.

Namun, pihak Unpri mengakui adanya kesalahan prosedur dalam pengelolaan cadaver, terutama terkait dengan penyimpanan dan pendataan. Mereka menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan laboratorium dan mengambil tindakan korektif agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Pihak kepolisian sendiri masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan tidak ada unsur pidana dalam kasus ini. Mereka akan memverifikasi jumlah jenazah, identitas, serta prosedur pengelolaan cadaver di Unpri Medan. Keterangan dari pihak universitas akan menjadi salah satu bagian penting dalam proses penyelidikan ini.

Kasus penemuan jenazah di Unpri Medan ini menimbulkan pertanyaan dan spekulasi di kalangan masyarakat. Transparansi dari pihak universitas dan hasil penyelidikan yang komprehensif dari pihak kepolisian diharapkan dapat segera mengungkap fakta sebenarnya dan memberikan kejelasan terkait insiden yang menghebohkan ini.

Pihak Unpri Medan juga menyampaikan permohonan maaf kepada mahasiswa, orang tua, dan masyarakat atas kegaduhan yang timbul akibat pemberitaan ini. Mereka berkomitmen untuk terus memberikan pendidikan yang berkualitas dan memastikan keamanan serta kenyamanan seluruh civitas akademika. Hasil investigasi dari pihak kepolisian sangat dinantikan untuk memberikan kepastian dan meluruskan berbagai spekulasi yang beredar di publik.